Pages

Tentang Seseorang

Teruntukmu hatiku,
ingin ku bersuara
Merangkai semua tanya,
imaji yang terlintas
Berjalan pada satu,
tanya s’lalu menggangguku
Seseorang, itukah dirimu kasih
Kepada yang tercinta,
inginnya ku mengeluh
Semua resah didiri,
mencari jawab pasti

Akankah, seseorang,
yang ku impikan ‘kan hadir
Raut halus,
menyelimuti jantungku

Cinta hanyalah cinta,
hidup dan mati untukmu,
mungkinkah semua tanya,
kau yang jawab
Dan tentang seseorang,
itu pula dirimu,
ku bersumpah akan mencinta

Ada Apa Dengan Cinta

satu masa tlah terlewati
benci dan rindu merasuk di kalbu
ada apa dengan cintaku
sulit untuk aku ungkap semua

jangan pernah bibir tertutup
bicarakan semua yang kau rasakan
cinta itu kita yang rasa
bila sengsara hati kan merana

wahai pujangga cinta
biar membelai indah
telaga di kalbuku
jujurlah pada hatimu

ada apa dengan cinta
perbedaan aku dan engkau
biar menjadi bait
dalam puisi cinta terindah

andai bumi terbelah dua
biar kita tetap saling berpeluk

Dengan Mendengar Kita Bisa Sukses

Banyak orang bisa 'berkata', namun
sedikit yang mau 'mendengar'.

Padahal jika kita mau kembali ke hukum
alam, seharusnya kita harus lebih
banyak mendengar daripada bicara.
Bukankah Tuhan memberi kita dua
telinga dan hanya satu mulut? :-)

Begitupun jika kita saksikan pada bayi
yang baru lahir. Indra pendengaran
lebih dulu berfungsi daripada yang
lainnya. Lalu, mengapa mendengar lebih
susah daripada berbicara?

Meski secara kasat mata mendengar
adalah hal yang gampang, namun nyatanya
banyak orang yang lebih suka
didengarkan daripada mendengarkan.
Mendengarkan merupakan bagian esensi
yang menentukan komunikasi efektif.
Tanpa kemampuan mendengar yang bagus,
biasanya akan muncul banyak masalah.

Yang sering terjadi, kita merasa bahwa
kitalah yang paling benar. Kita tidak
tertarik untuk mendengarkan opini yang
berbeda dan hanya tergantung pada cara
kita.

Selalu merasa benar, paling kompeten,
dan tidak pernah melakukan kesalahan.
Duh... malaikat kali! :-)

Jika kita selalu merasa bahwa diri kita
benar, dan cara kitalah yang paling
tepat, itu berarti kita tidak pernah
mendengarkan.

Ide dan opini kita sangat sukar untuk
diubah jika fakta tidak mendukung
keyakinan kita. Bahkan kalau ada fakta
pun kita mungkin hanya akan sekedar
meliriknya saja.

Mungkin saat ini kita nyaman dengan
cara kita, tapi untuk jangka waktu yg
panjang, orang-orang akan menolak dan
membenci kita.

Jika kita mau mulai mendengarkan
orang lain, maka suatu saat kita akan
menyadari kesalahan kita. Jawaban
untuk mengatasi sifat ini adalah
mengasah skill mendengar aktif.

Mendengar tidak selalu dengan tutup
mulut, tapi juga melibatkan partisipasi
aktif kita. Mendengar yang baik bukan
berharap datangnya giliran berbicara.

Mendengar adalah komitmen untuk
memahami pembicaraan dan perasaan lawan
bicara kita. Ini juga sebagai bentuk
penghargaan bahwa apa yang orang lain
bicarakan adalah bermanfaat untuk kita.
Pada saat yang sama kita juga bisa
mengambil manfaat yang maksimal dari
pembicaraan tersebut.

Seni mendengar dapat membangun sebuah
relationship. Jika kita melakukannya
dengan baik, orang-orang akan tertarik
dengan kita dan interaksi kita akan
semakin harmonis.

Berikut teknik mudah yang dapat
dipraktekkan oleh fellas dengan sangat
wajar untuk menjadi seorang pendengar
yang baik :

1. Peliharalah kontak mata dengan baik.
    Ini menunjukkan kepada lawan bicara
    tentang keterbukaan dan kesungguhan
    kita

2. Condongkan tubuh ke depan.
    Ini menunjukkan ketertarikan kita
    pada topik pembicaraan. Cara ini
    juga akan mengingatkan kita untuk
    memiliki sudat pandang yang lain,
    yaitu tidak hanya fokus pada diri
    kita.

3. Buat pertanyaan ketika ada hal yang
    butuh klarifikasi atau ada informasi
    baru yang perlu kita selidiki dari
    lawan bicara kita.

4. Buat selingan pembicaraan yang
    menarik. Hal ini bisa membuat
    percakapan lebih hidup dan tidak
    monoton.

5. Cuplik atau ulang beberapa kata
    yang diucapkan oleh lawan bicara kita.
    Ini menunjukkan bahwa kita memang
    mendengarkan dengan baik hingga hapal
    beberapa cuplikan kata.

6. Buatlah komitmen untuk memahami
    apa yang ia katakan, meskipun kita tidak
    suka atau marah. Dari sini kita akan
    mengetahui nilai-nilai yang diterapkan
    lawan bicara kita, yang mungkin berbeda
    dengan nilai yang kita terapkan.

Dengan berusaha untuk memahami, bisa
jadi kita akan menemukan sudut pandang,
wawasan, persepsi atau kesadaran baru,
yang tidak terpikirkan oleh kita
sebelumnya.

Seorang pendengar yang baik sebenarnya
hampir sama menariknya dengan pembicara
yang baik. Jika kita selalu pada pola
yang benar untuk jangka waktu tertentu,
maka suatu saat kita akan merasakan
manfaatnya.

Prosesnya mungkin akan terasa lama dan
menjemukan, tapi lama-kelamaan akan
terasa berharganya upaya yang telah
kita lakukan. Kita akan merasa lebih
baik atas diri kita, hubungan kita,
teman-teman kita, anak-anak kita,
maupun pekerjaan.

Kesimpulan: Jadilah pendengar yang
baik, karena sifat ini bisa menjadi
kunci untuk mengembangkan pikiran
yang positif, dan merupakan salah satu
tangga fellas untuk mencapai kesuksesan.

Saat engkau di belakang, engkau tidak sendiri (Dulce)

Faedah Berwudhu

Di dalam Al-Quran Allah telah memerintahkan kita untuk berwudhu’. Allaf berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku. Dan sapulah kepalamu dan basuh kakimu sampai dengan kedua mata kaki dan jika kamu junub maka mandilah (Q.S Al-Maidah : 6)
Bila kita perhatikan sebenarnya berwudhu’ merupakan suatu proses kebersihan yang dilakukan oleh seseorang untuk membasuh bagian-bagian tubuhnya  sebanyak lima kali dalam sehari. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dalam hadits yang periwayatannya ditarjih oleh Imam At-Thabrani, Rasulullah SAW bersabda :
“Kebersihan mengajak kepada keimanan, keimanan beserta pemiliknya berada di syurga”.
Disamping itu bila kita melihat berwudhu’ dari segi kesehatan medis, ada banyak manfaat bagi orang yang mengerjakan wudhu’nya dengan baik. Sebagian besar proses pembersihan dalam wudhu’ mengenai kulit manusia. Kulit mempunyai peranan yang besar yaitu sekitar 15% dari kadar tubuh secara keseluruhan. Kulit terdiri dari beberapa lapisan dan setiap lapisan mempunyai  tugas dan fungsi masing-masing. Didalam kulit juga terdapat kelenjer yang berfungsi untuk mengeluarkan garam , minyak dan keringat serta kelenjer  untuk pertumbuhan kulit dan rambut.
Kulit mempunyai beberapa fungsi, antara lain :
1.       Menjaga dan memelihara tubuh dan anggota tubuh
2.       Mengatur suhu tubuh melalui kelenjer keringat dan pembuluh darah bagian paling luar
3.       Berkonsentrasi pada urat syaraf sehingga menjadikan manusia merasakan panas dan dingin
4.       Mengeluarkan cairan dan sisa cairan lainnya dari kelenjer minyak
5.       Membentuk vitamin D untuk mencegah terjadinya kelumpuhan.
Nah mungkin dari penjelasan diatas kita tahu betapa pentingnya berwudhu’ 5 kali dalam sehari. Tentu saja tidak hanya sekedar berwudhu’ pastinya juga melaksanakan shalat sebagai kewajiban kita sebagai ummat Muslim…
Semoga menambah wawasan kita tentang makna dari kehidupan islami.
Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tetapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain (Michel De Montaigne)

Ilmuwan Bikin Baterai dari Bakteri

Norwich – Ilmuwan Inggris berhasil mengetahui cara sel mentransfer listrik. Temuan ini membawa para ilmuwan kian dekat pada sel bahan bakar bakteri atau ‘baterai bio’. Seperti apa?
Untuk pertama kalinya, peneliti University of East Anglia (UEA) memperagakan struktur pasti molekul protein yang memungkinkan sel bakteri mentransfer listrik. Temuan ini membawa ilmuwan pada teknik ‘pengikat’ bakteri langsung ke elektroda.
Alhasil, sel bahan bakar mikroba efisien atau ‘baterai bio’ pun tercipta. "Suatu kemajuan menarik bisa memahami cara spesies bakteri menggerakkan elektron dari dalam ke luar sel," ungkap peneliti UEA Tom Clarke.
Mengidentifikasi secara tepat struktur molekul kunci protein merupakan proses penting untuk sumber listrik masa depan, lanjutnya. Riset ini didanai Biotechnology and Biological Sciences Research Council Inggris dan Kementrian Energi Amerika Serikat (AS).